. . .

Welcome to my little blog. I just want to share some notes. Notes about me, my blog, and all the things I loved. I loved Taiwanese drama, Chinese drama, and mandarin songs. If you already read my post, leave your COMMENT and VOTE please. I need your opinion to be better. (^.-)/
If you want to request some notes, you can send me email, or contact me in social network. I active in FB account Lintang Nolscore. I'm waiting for you! \(^.^)/ Oh ya, don't forget to inbox me! ^^

Sunday, 6 January 2019

2018 / 2019


Halloowww ..
Pengyoumen, sudah menyongsong hari baru di tahun yang baru? Tanggal-tanggal muda nih, tumben udah bikin postingan. wkwkwkwk Tahun 2018 kemarin, saat dimana aku berumur 22 aku sungguh mendapatkan banyak sekali pelajaran. Pelajaran tentang menerima kesalahan, kegagalan, dan apapun itu yang terlihat tidak semestinya. Selain itu juga, hampir setiap minggu aku sempatkan buat baca artikel atau video youtube tentang self-love. Tahun kemarin juga aku sering banget hidup tanpa kuota. Pernah seminggu lebih hanya punya kuota malam (01-06). Pulsa pun gak punya. Pernah gak punya kuota sama sekali selama hampir 3 hari. Setiap kali orang nanya, kenapa gak punya kuota? Aku bilang kuota siangnya udah abis hahahaaa. Ya emang, karena aku nonton youtube terus-terusan. Mencari penghiburan diri, karena mantan gebetan upload bareng pacar baru mulu. wwkkwkwkkk


Hahahaaaaaa ngenes amat. Kenapa gak beli kuota lagi aja? Selain meminimalisir pengeluaran, ada alasan lain kenapa aku memilih hidup dengan kuota malam. Dengan sedikitnya kuota, aku bisa menghidar sejenak dari “Racun Media Sosial.” Yaps.

“Ihh, orang mah meet up terus, apalah daya aku di Yogyakarta temen di Jabodetabek.”

“Waaaah, orang mah jalan-jalan mulu, aku juga jalan setiap hari dari kost ke Berlico.” wkwkwwkk

Tuesday, 1 January 2019

Quotes #61


Saturday, 29 December 2018

2018 Favorite Movies .

Halloow pengyoumen.
Haiyaaa, akhirnya kita ada di penghujung tahun. Gimana nih resolusi 2018 pengyoumen? Resolusi Nolscore’s Notes di tahun ini gagal total wkwkwwk. Niatnya setelah punya laptop baru, bakal lebih sering posting resensi sama artikel. Alhasil malah lebih sedikit dari pada 2017. Hahahahaaaa Bahkan dari sekian banyak film yang aku tonton di tahun ini, aku cuma berhasil resensi film Beautiful Accident sama To Us, From Us. Ditambah satu resensi buku Best Time, dan satu resensi drama Meteor Garden. Maaf ya pengyoumen.

Oleh karena aku belum bisa membuat banyak resensi untuk pengyoumen, ini aku kasih rekomendasi beberapa film mandarin favoritku di tahun 2018. Semoga bisa bermanfaat untuk mengisi liburan akhir tahun pengyoumen.

1. How Long Will I Love You


How Long Will I Love You (超时空同居) a.k.a. Chao Shi Kong Tong Ju adalah salah satu film penjelajahan waktu yang diproduksi di tahun 2018 ini. Kalau pengyoumen udah baca artikel _Drama dan Movie Genres / Types Paling Favorit , pasti sudah tahu kalau genre ini adalah genre kedua yang bakal aku tonton setelah school-romcom. Hihihiii . Kenapa aku pilih film ini menjadi film pertama yang aku rekomendasikan ke pengyoumen? Film ini memenangkan dua kategori dalam 2018 China Movie Channel Media Awards, yaitu Best New Director dan Best Actress.

Sunday, 9 December 2018

Quotes #60


Saturday, 10 November 2018

Teruntuk Pahlawanku yang Masih Balita – Part 2 .

Hai Hai hai, kembali aku datang .

Tak terasa sudah bulan November lagi, bulan yang sedikit lebih berkesan dari bulan-bulan lainnya. Bulan dimana aku dan kakakku dilahirkan. Bulan dimana MDASL dibentuk. Bulan dimana Mozaik dilantik. Hahahaaa Sepuluh November adalah hari ulang tahun Mozaik. Kali ini aku kembali bernostalgia tentang Mozaik, lebih tepatnya bernostalgia tentang hari dimana kami resmi melepaskan titel Cajur. Sudah lima tahun berlalu, tapi tetap melekat diingatan. ^^ Semoga Mozaik gak marahin aku karena mengumbar masa masa penjajahan. Hahahaaa
Part 1 bisa dibaca di postingan _Teruntuk Pahlawanku yang Masih Balita – Part 1 .
Sekilas tentang anak-anak Mozaik aku tulis di ­_Mozaik, Sebuah Kepingan yang (mungkin) Ku Rindukan .


Minggu, 10 November 2013. Pukul 02.00 WIB.
Dini hari itu terasa sangaaaaat lama. Mayoritas Alumni dalam keadaan marah-marah. Tapi keadaan kami cajur beda-beda. Yang nangis? Ada. Yang masih push up? Ada. Yang lari-lari? Ada. Yang diam? Ada. Yang tidur sambil berdiri? Banyaak. Sampai yang balik bentak Alumni – Ada. Serba Ada! Paket komplit ! (=^.^=)

Saturday, 3 November 2018

Analisis Meteor Garden .

Dimana pun pengyoumen berada, semoga senantiasa baik-baik saja. 

Meteor Garden, drama serial Taiwan yang launching di tahun 2001 sangatlah dipuja pada masanya. Jerry Yan, Vic Zhou, Vanness Wu, dan Ken Zhu menjadi standar lelaki impian. Aduh inget banget, fenomena F4 begitu heboh sampai rela-relain tidur malem biar bisa nonton F4 di stasiun ikan terbang. Nyetel VCD lagu-lagu Meteor Garden setiap minggu, walau video sama lagunya gak sinkron. Hahahaaaa yang penting “wo ming bai, ni yao de ai” wkwkwkkk

17 tahun berselang, Meteor Garden akhirnya di remake versi Tiongkok. Sebagai Fans F4 garis keras, aku sangat bahagia. Kisah cinta klasik yang diadaptasi dari manga Hana Yori Dango ini akan selalu memiliki ruang di hati para penggemarnya. Ada beberapa hal yang menurutku menarik untuk dikupas. Hahahaaa Maka dari itu, aku buat postingan ini. Sambil nostalgia abang Ken Zhu, dkk. Mari mengulik Meteor Garden 2018.

1. Si Rambut Nanas Hidup Kembali


Pada serial terdahulunya, Dao Mingsi “Tsukasa Domyoji” si ketua F4 yang kekanak-kanakan itu memiliki gaya yang membuat para penonton histeris. Kalau sekarang, pas lihat foto F4 pasti ketawa ngakak. Salah satu yang paling diingat adalah gaya rambutnya yang diberi julukan rambut nanas. Dalam versi negara lainnya, gaya rambut Tsukasa Domyoji lebih cenderung kriwil-kriwil ombak gitu. wkwkwkk Kini aku kembali melihat sosok si rambut nanas yang telah lama hilang.
Dasar rambut nanas bersepatu buaya hijau – San Chai

Thursday, 1 November 2018

Quotes #59