. . .

Welcome to my little blog. I just want to share some notes. Notes about me, my blog, and all the things I loved. I loved Taiwanese drama, Chinese drama, and mandarin songs. If you already read my post, leave your COMMENT and VOTE please. I need your opinion to be better. (^.-)/
If you want to request some notes, you can send me email, or contact me in social network. I active in FB account Lintang Nolscore. I'm waiting for you! \(^.^)/ Oh ya, don't forget to inbox me! ^^

Thursday, 10 November 2016

Teruntuk Pahlawanku yang Masih Balita – Part 1 .

Selamat hari pahlawan semuaaaa~
Mari sejenak mengheningkan cipta untuk mengenang para pahlawan Indonesia yang telah gugur. Semoga pahlawan bangsa dapat diterima di sisi-Nya. Aamiin 
Berkaitan dengan pahlawan, dalam kesempatan ini aku ingin sejenak bercerita tentang para pahlawan di sekitarku. Tepat di hari pahlawan ini, mereka ulang tahun yang ketiga. Yups mereka masih balita. Teruntuk pahlawanku yang masih balita, kupersembahkan postingan ini untukmu! Hahahaaaa (ᗒᗜᗕ)


Nah diatas itu adalah penampakanku dan para pahlawan yang masih balita. Hihihiii~
Perkenalkan mereka adalah MOZAIK. (´ε ) ---- minus dua oknum ----

Bagi yang pernah blogwalking di postingan lain, mungkin pernah melihat nama itu. Mereka adalah sobatku di sebuah unit kegiatan mahasiswa bernama Jurnalika. Mozaik adalah nama angkatanku, Jurnalika ‘13. Jelasnya, Mozaik dilahirkan bersamaan dengan pelantikan kami di tanggal 10 November 2013. Selamat ulang tahun Mozaik yang ke-3 <(^o^)/

Bagi pengyoumen yang mengira postingan ini dibuat untuk mengeksiskan Mozaik, kalian benar sekaliiii. Namun bukan prestasi sebagai pahlawan yang akan aku bahas disini, melainkan sisi kepolosan dan kecengoan kami di perjalanan menuju pelantikan. Wkwkwkwk 

Moz, tolong maafkan aku yang terlalu polos ini. ( /)u(\ )


Sabtu, 9 November 2013. 
Pagi-pagi sekali, kami sebagai Cajur (baca: calon Jurnalika) kumpul di lapangan parkir atas AKA membawa berbagai atribut untuk pelantikan. Tak lupa sebuah papan nama hijau flourescein yang senantiasa terpasang di tubuh. Handphone dan dompet dikumpulkan kepada para senior. Katanya itu untuk mengamankan barang berharga kami, tapi kelak aku mengetahui tujuan lainnya adalah : agar kami tidak meminta bantuan. (-__-)

Setelah semua siap kami berangkat menuju sebuah tempat, yaitu Villa Merah. Dari namanya aja udah ngeri, bisa dibayangkan bagaimana kelanjutan kisah ini. Semuanya begitu lancar hingga akhirnya malam pun datang. Sekitar jam 10 malam, kami sedang mendengarkan senior yang memberi materi tentang persidangan. Tiba-tiba lampu mati! Tak begitu lama, lampu nyala kembali. Disaat itulah kami menyadari, bukan hanya makhluk halus yang berkeliaran di malam hari. Tapi ada Alumni yang berkeliaran, dan membuat suasana berubah menjadi sangat mencekaaaaam. (O___O)’

Semua berubah seketika, ketukan palu persidangan dibuka. Presidium dan para pimpinan sidang (dilakonkan oleh senior) sudah duduk dengan muka frustasi. Kami cajur tak kalah frustasi. Kaget yang masih belum hilang, malah makin ditimpali oleh beberapa pembicaraan keras dari Alumni. Dengan kondisi yang hampir lowbat, kami harus menghadapi cobaan begitu besar. Amarah dimana-mana. 
Disela persidangan, seorang senior meredam semuanya. Bertanya siapa dari kami yang ingin mencoba jadi presidium. Kemudian Presidium hingga notulen diganti oleh cajur. Ternyata persidangan kembali ricuh, sampai palu sidang dicuri dan dilempar-lempar. Hahahaaaa sekarang inget itu kocak, padahal pas masih cajur buat senyum aja gak bisa (saking ngantuknya) Hahahaaaa hampir tengah malem coooy

Setelah bersusah payah akhirnya palu sidang kembali ke presidium. Karena masih polos, presidium gak sengaja ngetuk palu 3 kali, yang artinya persidangan ditutup. Nah, giliran Alumni yang kaget. Hahahaaa Mereka bilang “Yaaaah udah ditutup, bubar-bubaaar”  . Alumni pada bubar, sedangkan cajur masih duduk manis, diam, dengan pikiran “ooh, udah selesai?” . Acara selanjutnya, kami tidur.
Minggu, 10 November 2013. Pukul 02.00 WIB. 

Kami kembali dibangunkan. Kesel? Banget. Tapi kami jalani dengan lapang dada, mencoba tegar. Mata kami disuruh tutup pake selendang, terus diarahkan ke tengah lapangan, disuruh push up. Biar sehat katanya (-__-) eh bukaaan. Biar merasakan apa yang koordinator angkatanku rasakan. Itu lebih tepat ! Setelah push up, kami ditarik sama Alumni yg beda-beda dan terpisah dari angkatan. Nah, itu untung-untungan. Ada yang dapet Alumni yang pedasnya Level 3. Ada yang ampe pedasnya Level 10. (=゚・゚=)

Aku? Gak usah nnya aku dapat level berapa. Nanti yang bersangkutan baca kan gawat. Hahahaaa
Dini hari itu terasa sangaaaaat lama. Mayoritas Alumni dalam keadaan marah-marah. Tapi keadaan kami cajur beda-beda. Yang nangis? Ada. Yang masih push up? Ada. Yang lari-lari? Ada. Yang diam? Ada. Yang tidur sambil berdiri? Banyaak. Sampai yang balik bentak Alumni – Ada. Serba Ada! Paket komplit ! (=^.^=)

Gimana Kelanjutannya? Tunggu Part 2 ! ^o^
Yang ingin merasakan ke-absurd-an Mozaik. Silahkan datang ke Marokem Bogor Tanggal 26 November nanti. Temukan salah satu anak Mozaik disana. Hahahaaaa bercanda. Bukan itu intinya. 

Sabtu, 26 November 2016. Jurnalika Fair 12th !! Hahahaaaa


Kami Keluarga Besar Jurnalika mengundang siapapun yang suka Dee Lestari, itu looh penulis Supernova, Perahu Kertas, dll. Bakalan ada seminar Dee di Jurnalika Fair 12th! Atau suka Stand Up Comedy? Di JF 12th bakalan ada Talk Show bersama Stand Up Comedy Bogor lho! Yang bakal di moderatori oleh Jovanka Audria!

Tunggu apa laaaagi ? Ayo pesan tiketnya !

18 comments:

  1. Wah, temen saya saya ada yg suka banget sama Perahu Kertas, bisa nih buat ajak temen saya~ By the way saya nungguin part 2 nya dulu, masih penasaran bacanya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, boleh banget ajak temen yang banyak yaa~ ^^
      Part 2 diusahakan secepatnya kok ^^ hehehee

      Delete
  2. Dulu pas aku masih kuliah, aku juga aktif jurnalistik. Jadi pimrednya hehe.. kampusku masih baru, pas aku kuliah angkatan kedua. Belum ada jurnalistik. Jadilah aku yang merilis perdananya. Sekarang sudah masuk umur ke-6. Hasilnya majalah digital gitu. Karena kampusku Sistem Informasi, di ilmu komputer.

    Dan... seru...! Hihi.. cari tulisan, bikin tulisannya, terbitin di mading, bikin majalahnya. waaahh seru deh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah gak nyangka ketemu pimred kampus lain, pelopornya pula ^^
      Salam kenal Mbak Vindy.

      Iyaa seru ^^ Lebih seru lagi kalau majalah dan mading bisa ngehasilin surplus buat organisasi . Hahahaaa

      Delete
  3. aaaakkkkkk serusekali pelantikannya.
    overall sama sih kaya pelantikan2 lainnya, gak jauh2 dari dibangunin malem malem buat di siksa(?). tapi hikmah dari itu semua baru kerasa sekarang-sekarang ini setelah semuanya udah berlalu.
    kita jadi punya cerita yang seru buat diceritain keorang lain. pengalaman yang anak-anak jaman sekarang kadang udah nggak punya.
    aku sih tipe orang yang setuju sama peloncoan gitu, asal ya jangan yang sampe keterlaluan pake kekerasan fisik.

    wah, aku tadi liat di twitternya Dee lestari. Keren lah. sukses ya acaranya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihiii
      Sebenernya angkatanku kebagian apes, dapet "Jerit Malam" sedangkan angkatan atas dan bawahku gak dapet -____-

      Tapi bener juga, hikmahnya ada bahan cerita. Buat hiburan. hahahaaa

      Delete
  4. Ajib tuh acara ketemu mba dee lestari di bogor.
    kebetulan aku juga orang bogor loh.
    tapi bayar itu ya ? ah jiwa gratisan aku seakan menolak untuk ikut wqwq.

    Kita liat nanti aja deh siapa tau aku berubah niat haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berubah niat atuh kang ^^ hehehe
      Kapan lagi ketemu mba Dee, di bogor pula ..

      Kami tunggu di Marokem ^^

      Delete
  5. Wah keren nih, coba kalau dekat, pengenn ikut..hehe

    masih penasaran sama part 2 nya nih.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, akan di post secepat mungkin hehehe

      Delete
  6. Replies
    1. Ja, lu sok sok an penasaran, pdahal udah tahu akhirnya begimane . Hahaha nostalgila Ja. Oh ya, jangan lupa lu minta maaf sama alumni yang lu bentak . wkwkwkwk

      Delete
  7. aku juga pernaaah dibangunin tengah malem sama senior terus dimarah-marahin wkwkwk. ditunggu part 2 nya yaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sebenernya agak mainstream juga sih Jerit Malam tu.
      Hehehee

      Delete
  8. Ini pelantikan jurnalika apa tentara. hehe kok menakutkan. Masih ada ya jaman sekarang pelantikan yang macam itu. Semoga kedepannya lancar ya, kalo udah gede gantian ngelantik balita.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih ada. Jangankan kuliahan SMP aja ada, hahahaa
      tapi gak pake kekerasan kok. Amaaan, cuman panas telinga aja wkwkwk

      Kita yang balita udah ngelantik yang bayi . Hehee

      Delete
  9. Jadi inget dulu juga ketakutan sama setingan-setingan senior kayak gitu, eh pas diingat-ingat lagi malah kocak. Hahaha

    Wah Ibu Suri Dee Lestari... Mau dong!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyap bener banget ^^
      Namanya juga anak baru, jadi masih syok buat ketemu senior yang marah-marah. Tapi kalau keseringan bosen juga :D

      Delete

Hello, Pengyoumen~
I'd like to say thank you for visit my little blog, read my notes. Hope we can be friend although we aren't face to face. Please enjoy. If any question or comment you want me know, write here (^.^)/
Teman-teman sebangsa dan setanah air~
Kalau kalian ada pertanyaan yang masih terpendam dalam hati, tentang blog mini milikku atau ingin lebih tahu tentang dunia mandarin lovers. silahkan tulis disini. <(~,^)/
-
Don't forget to write your name,
Tinggalkan namamu, buat arsip. Hehehee~