. . .

Welcome to my little blog. I just want to share some notes. Notes about me, my blog, and all the things I loved. I loved Taiwanese drama, Chinese drama, and mandarin songs. If you already read my post, leave your COMMENT and VOTE please. I need your opinion to be better. (^.-)/
If you want to request some notes, you can send me email, or contact me in social network. I active in FB account Lintang Nolscore. I'm waiting for you! \(^.^)/ Oh ya, don't forget to inbox me! ^^

Friday, 6 May 2016

Our Times : Kenangan dan Cinta dalam Rekaman .

diresensi oleh notes_maker

Kemudian aku menyadari,
Jika kau benar-benar mencintai seseorang, kau mungkin tak menyadarinya – Taiyu
            Our Times (我的少女時代) aka Wo De Shao Nu Shi Dai adalah salah satu film yang sukses di tahun 2015 kemarin. Film school-romace-comedy ini ada dalam beberapa nominasi 52nd Golden Horse Film Festival. Film ini digarap oleh sutradara Frankie Chen dengan memasangkan empat artis muda yakni Vivian Sung, Darren Wang, Dino Lee, dan Dewi Chien . Oh ya, di film ini ada juga Chen Qiao En, Jerry Yan dan Andy Lau sebagai cameo. Dari castnya aja udah keren banget, dijamin gak bakal nyesel nonton film ini. Aku jamiiiiin ヽ(*´з`*)ノ


            Film ini berkisah tentang kisah persahabatan dan cinta semasa sekolah. Film ini dibuka oleh seorang wanita yang keluar dari lift menuju ruang kerjanya. Ia memakai baju merah muda nampak menyiratkan kebahagiaannya saat mendapatkan penghargaan dari atasannya. Malam pun datang, tapi ia masih berkutat dengan pekerjaannya. Ia sangat gila kerja, bahkan ia masih berada di kantor saat ada janji kencan dengan kekasihnya. Namun, ada obrolan buruk dari rekan kerjanya yang membuatnya mulai berpikir.
Apa kau menyukai dirimu sekarang? Ketika kita tumbuh dewasa, kita menjadi cerdas dan cenderung berkompromi untuk bertahan hidup. Kita menjadi seseorang yang tidak kita kenal. Apakah kalian kadang-kadang merindukan waktu ketika kalian agak naïf dan berani bermimpi? Apakah bagian itu masih ada dalam diri kalian? Apakah kalian masih ingat orang-orang yang memainkan peran penting dalam hidup kalian? – Our Times
            Namanya Lin Chen Xin. Kini ia sedang mendengarkan radio miliknya sambil membuka sebuah kotak. Dari kotak itu, ia dapatkan sebuah buku harian. Ia membukanya. Di halaman depan ada biodata miliknya. Terpasang banyak sekali foto Andy Lau, idolanya sejak remaja. Dalam biodata itu ada bagian terpenting, namun tertutupi stiker lucu. Lagu Andy Lau di Radio membawanya kembali ke masa itu.


            Sebuah alarm berbunyi, seorang remaja baru bangun dari tidurnya. Lin Chen Xin yang berumur 18 tahun harus segera bergegas ke sekolah. Seperti hari-hari sebelumnya, dia keluar rumah dengan rambut kusut, kacamata, dan sebuah sepeda. Ia pergi menuju kelas 304 di First High School.

           Pada masa SMA inilah cerita masa remaja Chen Xin terangkai. Chen Xin memiliki dua sahabat yaitu He Mei dan Xiao Zhi. Ia mengagumi cowok terkeren di sekolahnya bernama Ouyang Fei Fan. Namun, ia juga memiliki rival cinta yaitu Tao Min Min sang primadona. Ada satu lagi pemeran penting dalam kisah Chen Xin, ialah Hsu Taiyu. Seorang bos gangster First High, peringkat terakhir dari kelas 317, dan ketua patroli sekolah. Taiyu selalu didampingi oleh dua orang kepercayaannya, yaitu Sakuraki dan  Da He.


        Pada suatu hari, Min Min sang primadona menemukan setumpuk surat cinta di lacinya. Bersamaan dengan itu, Chen Xin mendapatkan satu buah surat. Betapa bahagianya Chen Xin, lalu ia mulai membuka surat itu. Ia terkejut karena yang ia dapatkan bukanlah surat cinta melainkan surat berantai. Hahaha kocak. Ia harus mengirim lima salinan surat berantai itu selama 3 hari. Dengan beberapa alasan, Chen Xin mengirimkan surat berantai itu kepada wali kelasnya, Min Min, dan Taiyu. (¬、¬)

        Saat perjalanan pulang, Taiyu mendapati sebuah amplop merah muda berstiker Andy Lau dan sangat harum. Wajah Taiyu memerah, dibacanya surat itu namun ada mobil yang melaju kencang dan menambaknya. Untuk para gangster, tidak butuh waktu lama untuk menemukan sang pengirim. Yap, Chen Xin ketahuan. Hahahaa (ᗒᗜᗕ) Chen Xin dibawa ke sebuah tempat nonton. Disana Taiyu telah menunggu. Chen Xin sangat ketakutan, tapi ternyata Taiyu malah berkata ingin ber-“teman”.
Dalam kamus Taiyu, teman berarti pengabdian tanpa syarat
Untuk melindungi Ouyang, aku bersedia untuk menuruti Hsu Taiyu menjadi budaknya. – Chen Xin
            Setiap hari Chen Xin mengerjakan seluruh tugas Taiyu dan membelikan mie wijen yang terpisah dari minyak wijennya. Bahkan Chen Xin pernah melewatkan jam pelajaran hanya untuk menemani Taiyu bermain roller skating. Tanpa diduga disana Taiyu berkelahi dengan gangster dari Chuoshui River. Karena kejadian itu Chen Xin dikenakan hukuman membersihkan kolam sekolah. Ternyata, disana ada Ouyang dan Min Min sedang berduaan. Chen Xin bersembunyi dibawah kolam, saking sedihnya dia menutup mata dan diam di dasar kolam. Lalu, Taiyu langsung menarik tangan Chen Xin ke permukaan kolam, kemudian ia menangis. ╥﹏╥


            Di hari itu Chen Xin baru mengetahui bahwa Taiyu menyukai Min Min. Mereka berencana untuk memisahkan Ouyang dengan Min Min, agar mereka mendapatkan pujaan masing-masing. Berbagai macam cara mereka lakukan, dari mulai pernyataan cinta Taiyu hingga meculik anjing peliharaan Ouyang-Min Min. Semuanya masih belum berhasil (-_-")

            Pada suatu siang, Chen Xin mengetahui bahwa Ouyang dan Taiyu dahulu adalah sahabat. Namun, satu orang sahabat mereka yang lain yaitu Su Yuan meninggal saat lomba renang bersama Taiyu. Pukulan besar bagi Taiyu, membuatnya berubah menjadi gangster. Mengetahui hal itu, Chen Xin menyusun rencana. Setelah susah payah, akhirnya Chen Xin dapat mengembalikan Taiyu yang dulu.


            Perubahan Taiyu mulai terlihat, ia menjadi sangat giat belajar. Sepulang sekolah Taiyu dan Chen Xin selalu belajar di warung teh. Meja kayu di samping jendela menjadi saksi perjuangan mereka. Kebersamaan terus terjalin. Mereka bermain roller skating bersama. Taiyu pernah memberikan gantungan kunci bergambar Andy Lau yang sangat lucu. Taiyu pun pernah berjanji …

Suatu hari aku akan meminta Andy Lau, menyanyi untukmu - Taiyu

            Hasil giat belajar, Taiyu mendapatkan peringkat ke-10 di sekolahnya. Chen Xin pun merubah gaya rambutnya menjadi lebih cantik. Perubahan mereka membuat misi mereka hampir tercapai. Ouyang menyukai Chen Xin, dan Min Min mendekat pada Taiyu. Pada hari peringatan ulang tahun sekolah yang ke-54, mereka bermain dengan bahagia. Selain itu, mereka bersama teman lainnya, melakukan perkemahan. Disana mereka menari, dan bermain Truth or Dare. Di malam harinya, Chen Xin dan Taiyu mencari kayu bakar sambil melihat bintang jatuh. So sweet ….


            Ujian akhir telah dimulai. Ada berita bahwa Taiyu tidak masuk sekolah dan melewatkan ujian. Ketika Chen Xin bertemu dengan Taiyu, terlihat muka Taiyu babak belur. Betapa kecewanya Chen Xin, mengetahui bahwa Taiyu kembali berkelahi. Chen Xin marah. Beberapa hari berikutnya, Chen Xin tak pernah berbicara dengan Taiyu lagi.
Ketika seorang gadis mengatakan “tidak ada yang salah” pasti ada yang salah, “baik-baik saja” berarti tidak baik-baik saja. Kita tidak tahu sampai suatu ketika seorang gadis mengatakan “aku tidak ingin berbicara lagi denganmu” dia tidak benar-benar membencimu. Sebaliknya ia sangat peduli, sangat, sangat peduli padamu. – Chen Xin

            Di malam hari ulang tahun Chen Xin, di depan rumahnya ada sebuah poster Andy Lau. Saat Chen Xin mendekat, Sakuraki dan Da He keluar dari persembunyian. Mereka membawa sebuah kaset hadiah untuk Chen Xin dari Taiyu. Besoknya, Chen Xin berterimakasih pada Taiyu. Tapi, di saat itu juga Chen Xin mengetahui bahwa Taiyu berhasil mendapatkan hati Min Min. Bahkan beberapa hari setelah itu, Taiyu pergi ke luar negeri. Menyakitkan. o(╥﹏╥)o

            Di masa kini, Chen Xin yang telah dewasa sedang menatap langit sambil mendengarkan sebuah rekaman kenangan dan cinta dari Taiyu. Rekaman itu menyimpan seluruh rasa dari Taiyu untuk Chen Xin. Ketika mereka menyadari perasaan masing-masing, mereka telah terpisah jauh 12000 km. Akankah keajaiban datang dan menyatukan mereka kembali? Akankah Taiyu menepati janjinya?
Lin Chen Xin. Meskipun kau pendek, bodoh, dan kau bahkan menyukai lelaki lain.
Aku tetap sangat menyukaimu – Taiyu
(´⌣`ʃƪ)

            Pertama kali aku tertarik dengan Our Times karena melihat musik video a little happiness. Disitu ada cuplikan film Our Times, langsung excited. Persis sama pas pertama kali aku lihat na xie nian (ost YATAoME). Saking percaya kalau film ini bagus, aku merekomendasikan film ini ke beberapa temen aku, padahal aku belum nonton. Hahaha, perlu perjuangan untuk mendapatkan film ini. Karena kuota terbatas, jadi aku coba minta tolong jasa download. Aku harus pergi ke Bogor buat ngambil film ini, dan … flashdisknya kena virus. Aarrghh . sial .

            Aku tidak begitu saja menyerah. Untungnya kau bisa dapet izin PKL satu hari buat ke perpus AKA. Sambil ke perpus, sambil aku copy lagi deh film ini. Ketika ku kembali ke Sukabumi, hahaha akhirnya  aku dapat menonton film ini! Yeeeey


           Film ini sungguh-sungguh membuatku merindukan masa SMA. Rasanya, masa itu terlewatkan begitu saja. Dalam film ini, mengulik semua sisi sekolah. Dari yang indah hingga yang menyedihkan. Misalnya, bermimpi menjadi istri sang idola wkwkwk masa remaja banget! Di setiap sekolah pasti ada cowok terkeren, primadona, ketua gangster, dan rakyat jelata. *eh hahahaaa mungkin ada juga guru yang killer, “pejabat” sekolah yang seenaknya sendiri. Sekolahku saja ada, sekolah pengyoumen?

            Kisah Chen Xin dan Taiyu begitu naïf, kekonyolan masa remaja tidak dapat terulang disaat dewasa. Setuju banget sama kata-kata dari film ini, memang saat dewasa orang cenderung berkompromi dibanding bermimpi. Itu semata-mata untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, kisah ini sangat menyentuhku. Apalagi scene pas Chen Xin memberontak ke Kepsek First High yang baru. Rasanya keren banget … 

 

            Seperti film mandarin lainnya, film ini penuh komedi. Dari mulai prolog hingga akhir film diselipkan unsur komedi. Paling tak terlupakan, pas Chen Xin dandan menor trus Taiyu bilang kalau Chen Xin mirip guru SMAnya. Hahaha ada juga momen Taiyu menyatakan cinta ke Min Min. Lagak sok jagoan, mengandalkan seluruh anggota kelas 317 namun akhirnya dicampakkan. *ngakak*
Lin Chen Xin. Jika kau sudah mendengarkan seluruh rekaman, lihatlah ke langit.
Kemudian aku akan tahu, aku melihat langit berbintang yang sama sebagai gadis yang aku suka . - Taiyu
            Five Notes, untuk seluruh isi kenangan dan cinta yang masih terekam dengan indah. Aku, ketua gangster sekolahku, dan master IT sekolahku sangat merekomendasikan film ini untuk pengyoumen~

No comments:

Post a Comment

Hello, Pengyoumen~
I'd like to say thank you for visit my little blog, read my notes. Hope we can be friend although we aren't face to face. Please enjoy. If any question or comment you want me know, write here (^.^)/
Teman-teman sebangsa dan setanah air~
Kalau kalian ada pertanyaan yang masih terpendam dalam hati, tentang blog mini milikku atau ingin lebih tahu tentang dunia mandarin lovers. silahkan tulis disini. <(~,^)/
-
Don't forget to write your name,
Tinggalkan namamu, buat arsip. Hehehee~