. . .

Welcome to my little blog. I just want to share some notes. Notes about me, my blog, and all the things I loved. I loved Taiwanese drama, Chinese drama, and mandarin songs. If you already read my post, leave your COMMENT and VOTE please. I need your opinion to be better. (^.-)/
If you want to request some notes, you can send me email, or contact me in social network. I active in FB account Lintang Nolscore. I'm waiting for you! \(^.^)/ Oh ya, don't forget to inbox me! ^^

Monday, 30 May 2016

A Dandelion Wish : Si Dokter dan Koki Gelapnya .

diresensi oleh notes_maker



Judul Asli : 钻石情人来报到
Judul Novel : A Dandelion Wish
Penulis : Xi Zhi
Penerjemah : Jeanni Hidayat
Penyunting : Arumdyah Tyasayu
Desainer Cover : Teguhra
Penerbit : Haru
Cetakan pertama, April 2014
Tebal : 346 halaman
ISBN : 978-602-7742-34-5
Notes : ✦✦✦✦

Pria itu pasti sudah gila.
Orang normal tidak akan duduk di atas kap mobil orang yang tak ia kenal dan menyanyikan lagu blues di tengah badai topan.
Dokter Bai Qian Xun yang sedang lelah setelah kesibukan mendadaknya di UGD, kaget sekali saat melihat seorang pria asing di atas kap mobilnya. Yang lebih menjengkelkan lagi, pria yang ternyata hilang ingatan tersebut meminta Bai Qian Xun untuk menampungnya malam itu.
Meski awalnya tidak mau, akhirnya hati Dokter Bai Qian Xun pun tergerak. Wanita itu lalu membawa pria aneh tersebut ke apartemennya. Lambat laun, ia pun mulai menyukai kehadiran pria itu dalam hidupnya, bahkan jatuh hati pada pria misterius tersebut.

Namun, ketika ingatan pria itu kembali, bagaimanakah nasib hubungan mereka berdua?
\(^o^)/
Manusia selalu terlalu memandang tinggi hubungan antara sesama manusia. (A Dandelion Wish, hlm 87)
            A Dandelion Wish adalah novel terjemahan mandarin kedua yang diterbitkan oleh Penerbit Haru. Novel ini mengisahkan tentang seorang wanita ambisius dan keras kepala yang jatuh hati pada seorang pria antah berantah. Hilang ingatan menjadi topik utama dalam novel ini. Mari kita mulai menilik kisah bunga dandelion ini. (^0^)/

            Bai Qian Xun adalah seorang dokter bedah jantung wanita yang sangat berbakat. Umurnya masih sangat muda, tapi ia telah mendapatkan banyak penghargaan dan apresiasi dari profesinya tersebut. Ia terlahir dari seorang ibu yang perfeksionis. Segala sesuatu yang telah Dokter Bai capai, tak lepas dari peran ibundanya. Bahkan sejumlah rentetan kencan buta telah disiapkan untuk  Dokter Bai. Saking hebatnya, sang ibu telah menyalurkan sifat ambisius dan keras kepala kepada Dokter Bai.
Kau mengejar apa?
Mengejar waktu untuk mengoperasi pasien, memantau kondisi pasien, merebut kembali nyawa pasien dari tangan dewa kematian. (A Dandelion Wish, hlm 49)
            Di suatu hari, badai turun dengan sangat mengerikan. Tampaknya bersamaan dengan itu, Dokter Bai sedang dalam suasana hati yang buruk. Dia harus menangani pasien yang menurutnya minim tantangan. Bertemu dengan keluarga pasien yang bawel, dan bertemu kepala rumah sakit yang menyebalkan, Xin He Qin. Suasana hatinya lebih memburuk saat ia menemukan orang tak dikenal sedang duduk di kap mobilnya.

            Seseorang yang Dokter Bai temui adalah seorang pria. Pria itu terlihat sangat linglung. Akhirnya Dokter Bai berbaik hati untuk menampung pria tersebut di apartemennya. Di hari berikutnya, Dokter Bai menyadari bahwa pria itu sangat pandai memasak. French toast meyakinkan Dokter Bai untuk mempekerjakan pria tersebut sebagai koki dan pengurus apartemen. (-,^)
Cheng Feng adalah seorang pria berbakat.
Si genius dalam dunia masak! (A Dandelion Wish, hlm 97)
            Cheng Feng adalah nama palsu sang koki gelap Dokter Bai.  Cheng Feng menutupi keadaan bahwa dia hilang ingatan dari Dokter Bai. Hari berganti hari Cheng Feng mulai berpengaruh dalam hidup Dokter Bai. Keberadaan Cheng Feng membuat Dokter Bai begitu bahagia, hingga suatu malam mereka menjadi sepasang kekasih.
Cheng Feng telah mengubah Bai Qian Xun. Sebagian dari diri wanita itu telah menjadi lembut. Bai Qian Xun sudah melanggar beberapa aturan-aturan hidup pribadinya, memaksa wanita itu untuk mengakui bahwa beberapa hal terduga dan selingan dalam hidup tidak akan menekan rasa amannya. (A Dandelion Wish, hlm 124)
            Kehidupan sepasang kekasih ini tidak begitu lancar. Ibunda Dokter Bai tidak menyetujui kisah cinta mereka. Setelah bertengkar dengan ibunya, Dokter Bai kembali dihantam oleh sebuah kenyataan bahwa ingatan Cheng Feng telah kembali. Dialah Ou Yang Xing, seorang pria yang telah lama ditunggu oleh calon pengantin wanitanya. Hal ini sangat tidak mengenakkan bagi Dokter Bai. Bagaimana akhir hubungan si dokter dan koki gelapnya?
Cobalah ucapkan sebuah permohonan lalu tiup bunga -dandelion- itu sekuat tenaga. Jika bijinya semua lepas dan berterbangan maka permohonanmu akan cepat terkabul. (A Dandelion Wish, hlm 128)
<(^o^)/
            Novel tentang hilang ingatan, membuatku mengingat novel The Stolen Years dan beberapa novel lainnya. Novel ini menempatkan tokoh utama pria sebagai orang yang mengalami hilang ingatan. Di beberapa novel yang telah kubaca, kebanyakan mereka menempatkan hilang ingatan sebagai sesuatu hal yang menyedihkan bagi sang tokoh. Berbeda dengan novel A Dandelion Wish ini sama sekali tidak menampakkan hal tersebut.


            Cheng Feng yang mengalami hilang ingatan nampak sangat bahagia dengan keadaan tersebut. Apalagi setelah Cheng Feng masuk dalam apartemen Dokter Bai, Cheng Feng tidak berpikir untuk mencari masa lalunya. Cheng Feng dan Dokter Bai tenggelam dalam dunia mereka berdua. Jadi, saat masa lalu Cheng Feng tiba-tiba datang mereka tidak memiliki kesiapan untuk menghadapinya.
Mata Bai Qian Xun memerah, mengeluarkan air mata.
Untunglah hujan membantunya menjaga harga diri wanita itu. (A Dandelion Wish, hlm 315)
            Dalam novel ini ada beberapa percakapan yang menurutku sedikit menggelikan. Hehehe (>.<) mungkin karena itulah novel ini masuk kategori dewasa. Terlepas dari itu, dalam novel ini Dokter Bai seakan-akan memiliki dua kepribadian. Di rumah sakit dia sedikit angkuh dan keras kepala, sedangkan saat berada di apartemen dia menjadi penurut bahkan sedikit manja. Mungkin efek dari asmara yang ia jalin bersama koki gelapnya itu.

          Secara keseluruhan novel ini cukup bagus, terlepas dari sedikit hal menggelikan. Pada awalnya, aku merasa agak bosan karena minimnya konflik dan komedi. Namun setelah sosok Ou Yang Xing menggantikan Cheng Feng, aku sangat bersemangat untuk menamatkan novel ini. Aku juga menyukai akhir kisah bunga dandelion ini. (´⌣`ʃƪ)
Bunga dandelion membawa permohonan kita dan juga permohonannya sendiri terbang melayang. Semakin tinggi dan semakin jauh dia terbang, semakin besar pula peluang permohonanmu terkabul. (A Dandelion Wish, hlm 132)
            Four Notes, untuk perjalanan kisah asmara Si Dokter dan Koki Gelapnya yang disaksikan oleh sekumpulan bunga dandelion. Terima kasih telah membaca resensi ini 。^‿^。

No comments:

Post a Comment

Hello, Pengyoumen~
I'd like to say thank you for visit my little blog, read my notes. Hope we can be friend although we aren't face to face. Please enjoy. If any question or comment you want me know, write here (^.^)/
Teman-teman sebangsa dan setanah air~
Kalau kalian ada pertanyaan yang masih terpendam dalam hati, tentang blog mini milikku atau ingin lebih tahu tentang dunia mandarin lovers. silahkan tulis disini. <(~,^)/
-
Don't forget to write your name,
Tinggalkan namamu, buat arsip. Hehehee~